The Most Popular Traffic Exchange

Jumat, 04 September 2015

Pentingnya PUPNS 2015


Akhir-akhir ini, kita sering mendengar istilah PUPNS. Apa sih yang dimaksud dengan PUPNS? Pendataan ulang Pegawai Negeri Sipil (PNS) nasional merupakan kegiatan pemutakhiran data PNS yang dilakukan secara online dan dilaksanakan sejak bulan Juli dan berakhir pada Desember 2015. Untuk proses pemutakhiran data ini setiap PNS memulai dengan melakukan pemeriksaan data yang tersedia dalam database kepegawaian BKN dan selanjutnya PNS, melakukan perbaikan data yang tidak sesuai serta menambahkan/melengkapi data yang belum lengkap/tersedia di database BKN.
Tujuan dari PUPNS adalah Untuk memperoleh data yang akurat, terpercaya, sebagai dasar kebutuhan dalam mengembangkan sistem informasi kepegawaian ASN yang mendukung pengelolaan manajemen ASN yang rasional sebagai sumber daya aparatur negara. Selain itu,  membangun kepedulian dan kepemilikan PNS terhadap data kepegawaiannya.
Karena begitu pentingnya PUPNS, sebagai PNS marilah kita laksanakan dengan sebaik-baiknya. Untuk info selengkapnya silahkan kunjungi http://pupns.bkn.go.id/

Sumber: http://pupns.bkn.go.id/

Jumat, 05 Juni 2015

Pentingnya Pendidikan Karakter untuk Anak



Pentingnya Pendidikan Karakter untuk Anak

         Setiap manusia lahir pada dasarnya sudah membawa karakter masing-masing Menurut Hermawan Kertajaya (2010:3), karakter adalah ” ciri khas” yang dimiliki oleh suatu benda atau individu. Ciri khas tersebut adalah asli dan mengakar pada kepribadian benda atau individu tersebut, sehingga dapat mendorong bagaimana seseorang bertindak, bersikap, berucap, dan merespon sesuatu. Sedangkan Menurut kamus psikologi, karakter adalah kepribadian ditinjau dari titik tolak etis atau moral, misalnya kejujuran seseorang, dan biasanya berkaitan dengan sifat-sifat yang relatif tetap (Dali Gulo, 1982:29). Pengertian karakter atau watak dapat diartikan sebagai sifat pembawaan seseorang yang dapat mempengaruhi tingkah laku seseorang. Sehingga karakter ini harus terus dibina dan dijaga  agar berkembang dengan baik. Kita dapat melihat keadaan sekarang ini, ketika melihat perilaku anak yang mudah sekali terpengaruh dampak negatif dari lingkungan, misalnya kekerasan atau pornografi yang dengan mudahnya dapat diakses dari internet. Oleh karena itu pendidikan karakter bagi anak sangat penting. Pendidikan karakter sebaiknya dilakukan sejak dini.

Senin, 11 Mei 2015

Puisi : Goresan Sebuah Pena

Goresan  Sebuah Pena

Karya: Tri Sadono

Selembar kertas putih menunggu
Sepi sunyi tiada kawan
Rindukan rangkaian kata berpadu
Terbangkan asa menuju awan

Sebuah pena goreskan tinta
Untaian hasrat penuh makna
Ciptakan keindahan sastra
Kenangan tak terlupa


Sabtu, 26 Juli 2014

Cerpen

Maaf dalam perbaikan


PERKEMBANGAN SISTEM ADMINISTRASI WILAYAH INDONESIA

PERKEMBANGAN SISTEM ADMINISTRASI
WILAYAH INDONESIA

Pada awalnya berdiri negara kesatuan Republik Indonesia terdiri atas 8 provinsi yang ditetapkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 19 Agustus 1945 yaitu sebagai berikut:
1. Sumatra
2. Jawa Barat
3. Jawa Tengah
4. Jawa Timur
5. Sunda Kecil (kepulauan Nusa Tenggara)
6. Kalimantan
7. Sulawesi
8. Maluku

Perjuangan Meraih Kemerdekaan

Indonesia di Jajah Bangsa Asing

Penjajahan Belanda

Selepas Syarikat Hindia Timur Belanda (SHTB) menjadi muflis pada akhir abad ke-18 dan selepas penguasaan United Kingdom yang singkat di bawah Thomas Stamford Raffles, pemerintah Belanda mengambil alih pemilikan SHTB pada tahun 1816. Belanda berjaya menumpaskan sebuah pemberontakan di Jawa dalam Perang Diponegoro pada tahun 1825-1830. Selepas tahun 1830, sistem tanam paksa yang dikenali sebagai cultuurstelsel dalam bahasa Belanda mula diamalkan. Dalam sistem ini, para penduduk dipaksa menanam hasil-hasil perkebunan yang menjadi permintaan pasaran dunia pada saat itu, seperti teh, kopi dan sebagainya. Hasil-hasil tanaman itu kemudian dieksport ke luar negara. Sistem ini memberikan kekayaan yang besar kepada para pelaksananya - baik orang Belanda mahupun orang Indonesia. Sistem tanam paksa ini yang merupakan monopoli pemerintah dihapuskan pada masa yang lebih bebas selepas tahun 1870.
Pada tahun 1901, pihak Belanda mengamalkan apa yang dipanggil mereka sebagai Politik Beretika (bahasa Belanda: Ethische Politiek) yang termasuk perbelanjaan yang lebih besar untuk mendidik orang-orang pribumi serta sedikit perubahan politik. Di bawah Gabenor Jeneral J.B. van Heutsz, pemerintah Hindia-Belanda memperpanjang tempoh penjajahan mereka secara langsung di seluruh Hindia-Belanda, dan dengan itu mendirikan asas untuk negara Indonesia pada saat ini.